Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent

Comment

Popular

Tampilkan postingan dengan label business. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label business. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Januari 2018

Empat Aktivitas Penting Dalam Membentuk Proses Manajemen

- Tidak ada komentar
Saya yakin anda pasti tahu bahwa proses manajemen adalah sebuah cara sistematis dalam melakukan sesuatu terutama dalam mengelola sebuah pekerjaan atau objek. Dapat dipastikan bahwa segala hasil tidak akan dapat diperoleh tanpa melalui proses. Hampir tidak ada hal yang tiba – tiba terjadi tanpa adanya suatu proses. Dan pastinya hal tersebut juga berlaku dalam manajemen.



Dalam pengerjaannya, proses manajemen memiliki empat aktivitas penting yang berfungsi sebagai kerangka dalam membentuk sebuah proses manajemen yang efektif dan efisien.

1. Perencanaan (Planning)

Aktivitas pertama adalah kegiatan perencanaan yang berperan untuk menetapkan apa yang harus dilakukan bisnis dan bagaimana cara yang tepat untuk melakukannya. Perlu anda ketahui, perencanaan memiliki tiga komponen penting yang harus diperhatikan yaitu menetapkan sasaran perusahaan, mengembangkan sebuah strategi untuk mencapai sasaran dan merancang rencana – rencana taktis dan operasional untuk menjalankan strategi yang telah dibuat.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorgasisan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengkoordinir segala sumber daya serta aktivitas yang dimiliki bisnis agar menjadi lebih terstrukstur sehingga dapat beroperasi secara optimal. Bisa dikatakan hal ini adalah tahap dimana kita membagi tugas berdasarkan aspek pokok dalam bisnis seperti pemasaran, keuangan, produksi, administrasi dan lain sebagainya.

3. Pengarahan (Leading)

Setelah semuanya telah terstruktur dengan baik, langkah selanjutnya adalah bagaimana cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kita harus dapat memberikan pengarahan yang baik agar setiap aspek mengerti tentang apa yang harus mereka lakukan. Dengan kata lain kita harus pintar agar kita dapat mempengaruhi sekaligus memberikan motivasi agar mereka dapat bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan.

4. Pengendalian (Controlling)

Pengendalian ini dilakukan untuk memastikan apakah kegiatan yang telah dilakukan telah sesuai dengan apa yang direncanakan. Pengendalian merupakan kegiatan yang mengukur, membandingkan, menemukan penyimpangan serta memperbaiki kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Karena jika tidak kita kendalikan setiap kegiatan yang terjadi, kita mungkin tidak akan pernah tau ke arah mana sebenarnya bisnis kita sedang berjalan.

Senin, 15 Januari 2018

Kepribadian Yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha. Apakah Anda Memilikinya?

- Tidak ada komentar

Di dunia bisnis, hanya ada 2 hal yang pasti akan terjadi yaitu kesuksesan dan kegagalan. Tidak peduli apakah itu bisnis kecil ataupun bisnis besar sekalipun, semuanya akan berujung sama.

Terdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan kesuksesan ataupun kegagalan dalam sebuah bisnis. Mulai dari faktor manajemen, keuangan, pemasaran, operasional dan lain sebagainya. Namun satu hal yang paling mempengaruhi itu semua adalah faktor kepribadian dari si pengusahanya.



Seorang pengusaha yang sukses memiliki kepribadian tertentu yang menjadi faktor penting yang dapat membantunya meraih kesuksesan dalam menjalankan bisnis. Mungkin kita tidak bisa memiliki kepribadian mereka, tapi setidaknya ada beberapa perilaku yang dapat kita usahakan agar memiliki pola pikir yang positif sehingga kita dapat mengelola bisnis kita dengan baik.

1. Kurangi Mengeluh

Mengeluh memang hal yang wajar dalam menghadapi masalah. Namun mengeluh tanpa mencari jalan keluar hanya akan menjadi hal yang membuang waktu. Boleh saja jika anda ingin mengeluh, tapi jika anda ingin bangkit luapkan keluhan anda dengan berinovasi sehingga dapat memecahkan masalah yang dihadapi

2. Menerima dan memperlajari kesalahan

Bisa dikatakan ini tantangan terbesar dalam menjalani bisnis. Kebanyakan orang tidak mau menerima kesalahanan yang mereka buat. Tapi hal ini masih belum seberapa dibanding tidak mempelajari kesalahan. Belajarlah menerima kesalahan yang anda buat, pelajari kesalahan tersebut dan perbaiki.

3. Bertindak cepat

Nah ini bisa dibilang hal yang simpel tapi susah buat di terapin. Kebanyakan orang selalu menunda tindakan yang ingin mereka lakukan. Mulailah bertindak, perlahanpun tidak masalah. Paksakan diri anda untuk selalu bertindak tanpa menunda.

4. Jangan mudah menyerah

Ini juga sama, hal simpel, semua orang tau, tapi ga semua orang bisa nerapin. Ingatlah tujuan anda. Tujuan anda bukanlah untuk berhenti tapi untuk meraih kesuksesan. Jadi sebelum anda sukses, jangan pernah berhenti.

Itulah kepribadian yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha. Apakah anda seorang pengusaha? Apakah anda ingin usaha anda sukses? Maka sebaiknya anda mengubah kepribadian anda dari sekarang.

Rabu, 07 September 2016

Mengenal Lebih Dalam Mengenai Strategi Bisnis & Tingkatannya

- Tidak ada komentar
Terkadang kita tidak tahu apa yang harus di perbuat untuk dapat menjalankan bisnis dengan baik. Berbagai masalah datang yang membuat kita kehilangan arah akan target bisnis yang telah kita tetapkan. Namun bukan berarti tidak ada yang bisa kita perbuat untuk memajukan dan mengembangkan bisnis tersebut.

Banyak hal yang dapat kita temukan dan lakukan demi mewujudkan kesuksesan yang telah lama kita impikan. Namun satu hal yang pasti, semua hal tersebut membutuhkan sebuah perencanaan yang matang.



Dalam bisnis, sebuah strategi merupakan hal yang sangat penting. Karena strategi bisnis merupakan kunci kesuksesan yang akan membantu kita dalam berbagai hal.

Perumusan Strategi Bisnis

Dalam membangun sebuah strategi, kita harus mampu untuk menyusun langkah – langkah yang bertujuan untuk membangun visi serta misi bisnis atau perusahaan, menetapkan tujuan strategi serta keuangan yang dimiliki.

Dengan begitu kita dapat membuat atau merancang sebuah strategi bisnis yang efektif untuk bisnis kita. Berikut beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam merumuskan strategi yaitu.
  1. Mengidentifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh perusahaan di masa depan dan menentukan misi perusahaan untuk mencapai visi yang telah di tetapkan.
  2.  Melakukan analisis lingkungan perusahaan baik internal maupun eksternal untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman yang dapat di hadapi oleh perusahaan.
  3.  Merumuskan faktor – faktor kunci keberhasilan (Key Success Factor) dari strategi – strategi yang telah dirancang berdasarkan analisis yang telah dilakukan.
  4. Menentukan tujuan dan ukuran target. Mengevaluasi berbagai strategi alternatif yang dapat digunakan dengan mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki.
  5. Memilih dan menentukan strategi yang paling sesuai untuk dapat mencapai tujuan perusahaan dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Tingkat – tingkat strategi

Dengan merujuk pada pandangan Dan Schendel dan Charles Hofer, kita dapat mengetahui bahwa dalam dunia bisnis terdapat 4 macam tingkatan strategi dimana keseluruhan dari strategi disebut dikenal dengan sebutan Master Strategi.
  1. Enterprise Strategy
    Strategi bisnis ini berkaitan dengan respon masyarakat. Setiap organisasi pastinya memiliki hubungan dengan masyarakat. Jadi dalam tingkat strategi ini sangat penting bagi kita dalam menjalin sebuah relasi atau hubungan kepada masyarakat dengan memberikan tingkat pelayanan yang sangat baik terhadap keinginan dan kebutuhan masyarakat.
  1. Corporate Strategy
    Strategi ini berkaitan dengan misi organisasi sehingga sangat sering disebut dengan sebutan Grand Strategy. Pada umumnya, tingkatan strategi ini adalah untuk menentukan misi seperti apa yang ingin di capai oleh suatu organisasi.

    Bagi sebuah organisasi, penting untuk organisasi tersebut untuk mengetahui maksud dari misi yang di miliki karena dengan begitu mereka akan tau bagaimana misi tersebut bisa di capai.
  1. Business Strategy
    Pada tingkatan strategi bisnis ini, kita akan mulai memikirkan tentang bagaimana kita dapat merebut perhatian pasar di tengah masyarakat agar bisa memperoleh keuntungan – keuntungan stratejik yang sekaligus mampu menunjang berkembangnya organisasi ke tingkat yang lebih baik.
  1. Functional Strategy
    Strategi bisnis satu ini merupakan strategi pendukung yang bertujuan untuk menunjang suksesnya strategi bisnis lainnya.
Sekarang kita telah mengetahui lebih dalam tentang apa itu strategi bisnis dan bagaimana cara merumuskan strategi bisnis yang baik dan benar sehingga dapat membantu dalam mempercepat proses pertumbuhan bisnis.

Dan untuk bisa membuat dan merencanakan sebuah strategi bisnis yang baik dan efektif, kita dapat menggunakan sebuah software bisnis seperti Acumatica ERP. Dengan kelebihan modul serta fitur yang ada, kita dapat dengan mudah membangun sebuah strategi bisnis yang efektif dengan sangat baik dan dapat mengembangkan bisnis kita secara efisien.

Mengenal Lebih Dalam Mengenai Strategi Bisnis & Tingkatannya

- Tidak ada komentar
Terkadang kita tidak tahu apa yang harus di perbuat untuk dapat menjalankan bisnis dengan baik. Berbagai masalah datang yang membuat kita kehilangan arah akan target bisnis yang telah kita tetapkan. Namun bukan berarti tidak ada yang bisa kita perbuat untuk memajukan dan mengembangkan bisnis tersebut.

Banyak hal yang dapat kita temukan dan lakukan demi mewujudkan kesuksesan yang telah lama kita impikan. Namun satu hal yang pasti, semua hal tersebut membutuhkan sebuah perencanaan yang matang.



Dalam bisnis, sebuah strategi merupakan hal yang sangat penting. Karena strategi bisnis merupakan kunci kesuksesan yang akan membantu kita dalam berbagai hal.

Perumusan Strategi Bisnis

Dalam membangun sebuah strategi, kita harus mampu untuk menyusun langkah – langkah yang bertujuan untuk membangun visi serta misi bisnis atau perusahaan, menetapkan tujuan strategi serta keuangan yang dimiliki.

Dengan begitu kita dapat membuat atau merancang sebuah strategi bisnis yang efektif untuk bisnis kita. Berikut beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam merumuskan strategi yaitu.
  1. Mengidentifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh perusahaan di masa depan dan menentukan misi perusahaan untuk mencapai visi yang telah di tetapkan.
  2.  Melakukan analisis lingkungan perusahaan baik internal maupun eksternal untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman yang dapat di hadapi oleh perusahaan.
  3.  Merumuskan faktor – faktor kunci keberhasilan (Key Success Factor) dari strategi – strategi yang telah dirancang berdasarkan analisis yang telah dilakukan.
  4. Menentukan tujuan dan ukuran target. Mengevaluasi berbagai strategi alternatif yang dapat digunakan dengan mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki.
  5. Memilih dan menentukan strategi yang paling sesuai untuk dapat mencapai tujuan perusahaan dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Tingkat – tingkat strategi

Dengan merujuk pada pandangan Dan Schendel dan Charles Hofer, kita dapat mengetahui bahwa dalam dunia bisnis terdapat 4 macam tingkatan strategi dimana keseluruhan dari strategi disebut dikenal dengan sebutan Master Strategi.
  1. Enterprise Strategy
    Strategi bisnis ini berkaitan dengan respon masyarakat. Setiap organisasi pastinya memiliki hubungan dengan masyarakat. Jadi dalam tingkat strategi ini sangat penting bagi kita dalam menjalin sebuah relasi atau hubungan kepada masyarakat dengan memberikan tingkat pelayanan yang sangat baik terhadap keinginan dan kebutuhan masyarakat.
  1. Corporate Strategy
    Strategi ini berkaitan dengan misi organisasi sehingga sangat sering disebut dengan sebutan Grand Strategy. Pada umumnya, tingkatan strategi ini adalah untuk menentukan misi seperti apa yang ingin di capai oleh suatu organisasi.

    Bagi sebuah organisasi, penting untuk organisasi tersebut untuk mengetahui maksud dari misi yang di miliki karena dengan begitu mereka akan tau bagaimana misi tersebut bisa di capai.
  1. Business Strategy
    Pada tingkatan strategi bisnis ini, kita akan mulai memikirkan tentang bagaimana kita dapat merebut perhatian pasar di tengah masyarakat agar bisa memperoleh keuntungan – keuntungan stratejik yang sekaligus mampu menunjang berkembangnya organisasi ke tingkat yang lebih baik.
  1. Functional Strategy
    Strategi bisnis satu ini merupakan strategi pendukung yang bertujuan untuk menunjang suksesnya strategi bisnis lainnya.
Sekarang kita telah mengetahui lebih dalam tentang apa itu strategi bisnis dan bagaimana cara merumuskan strategi bisnis yang baik dan benar sehingga dapat membantu dalam mempercepat proses pertumbuhan bisnis.

Dan untuk bisa membuat dan merencanakan sebuah strategi bisnis yang baik dan efektif, kita dapat menggunakan sebuah software bisnis seperti Acumatica ERP. Dengan kelebihan modul serta fitur yang ada, kita dapat dengan mudah membangun sebuah strategi bisnis yang efektif dengan sangat baik dan dapat mengembangkan bisnis kita secara efisien.

Rabu, 31 Agustus 2016

4 Tips Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Bisnis

- Tidak ada komentar
Seandainya pelaku bisnis tidak banyak seperti sekarang ini, pastinya yang namanya persaingan pasti tidak akan berjalan seketat ini dan pastinya, hal yang namanya keunggulan kompetitif belum menjadi hal yang sangat penting untuk di bahas. Namun nyatanya semakin lama pergerakkan persaingan yang terjadi di dunia bisnis semakin hari malah semakin ketat.

Pertumbuhan persaingan ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh pertumbuhan para pelaku bisnis yang sangat signifikan. Bahkan para mahasiswa sekarang ini sudah tertarik dengan  dunia kewirausahaan. Hal ini tentunya menyebabkan persaingan di dunia bisnis akan semakin berat.




Saya yakin kita sudah sering kali melihat berbagai macam persaingan dari berbagai macam jenis usaha. Biasanya persaingan ini terjadi antara 2 jenis yaitu persaingan yang terjadi secara harga atau bersaing secara kualitas atau nilai tambah produk. Namun ketika kita membicarakan mengenai keunggulan kompetitif tentunya kita akan memilih untuk bersaing secara kualitas atau nilai tambah produk. Kenapa?

Senin, 06 Juni 2016

Fungsi Dari Saluran Distribusi Dan Jenis Strategi Yang Biasa Digunakan

- Tidak ada komentar
Keputusan mengenai saluran distribusi dalam pemasaran merupakan salah satu keputusan yang paling kritis yang biasa dihadapi oleh manajemen. Kenapa? Karena apapun saluran yang akan dipilih dapat mempengaruhi seluruh keputusan pemasaran yang lainnya.

Maka dari itulah, dalam rangka menyalurkan barang ataupun jasa dari produsen kepada konsumen perusahaan harus benar – benar dapat memilih atau menyeleksi saluran – saluran distribusi yang hendak digunakan. Sebab kesalahan apapun yang dapat timbul dalam saluran distribusi ini dapat menghambat usaha penyaluran barang atau jasa perusahaan tersebut.

Namun Apa Sebenarnya Maksud Dari Saluran Distribusi Ini?

Distribusi barang merupakan salah satu bagian dari banyaknya kegiatan perusahaan dimana pada tahap ini merupakan kesempatan bagi perusahaan untuk dapat menjual produknya.

Sementara yang dimaksud saluran distribusi disini adalah sekelompok pedagang atau agen perusahaan atau lembaga yang mampu membantu dalam menyalurkan produk dari produsen kepada para konsumen.

Strategi Distribusi

Untuk dapat menyalurkan barang atau jasa yang perusahaan Anda miliki, pastinya Anda akan sangat membutuhkan sebuah strategi distribusi yang tepat sehingga anda dapat mengoptimalkan keuntungan yang bisa Anda peroleh.

Berikut adalah metode distribusi yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan jenis bisnis Anda.
  1. Strategi Distribusi Insentif

    Distribusi insentif adalah sebuah strategi distribusi yang menempatkan barang dagangannya pada banyak retailer atau pengecer serta distributor di berbagai tempat. Tehnik ini sangat cocok digunakan untuk Anda yang memiliki produk kebutuhan sehari – hari dimana tingkat pemakaian atau pemesanannya sangat tinggi seperti sembako, rokok, sikat gigi, odol, sabun dan lain sebagainya.

  2. Strategi Distribusi Selektif

    Distribusi selektif adalah strategi distribusi yang hanya memasarkan barang dagangan atau produknya pada daerah pemasaran tertentu dengan memilih beberapa distributor atau pengecer pada suatu daerah. Contoh saluran distribusi selektif antara lain produk elektronik, produk kendaraan, sepeda,  pakaian, buku dan lain sebagainya.

  3. Strategi Distribusi Eksklusif

    Distribusi eksklusif adalah strategi distribusi yang memberikan hak distribusi suatu produk hanya pada satu atau dua distributor pada tempat tertentu. Barang yang ditawarkan oleh jenis distribusi eksklusif ini biasanya adalah barang dengan kualitas dan harga yang tinggi. Contoh dari jenis distribusi ini adalah showroom mobil, factory outlet, restoran waralaba.

Apapun jenis strategi yang Anda gunakan, sumber penghasilan utama sebuah perusahaan berasal dari hasil penjualan produk yang di hasilkan. Itulah sebabnya kenapa strategi distribusi sangat penting demi kelangsungan hidup perusahaan.

Berkaitan dengan strategi distribusi dalam bisnis, sebenarnya ada beberapa sistem atau software distribusi yang dapat digunakan seperti software akuntansi Acumatica ERP yang memiliki modul distribution di dalamnya.