Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent

Comment

Popular

Tampilkan postingan dengan label business. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label business. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Januari 2018

Empat Aktivitas Penting Dalam Membentuk Proses Manajemen

- Tidak ada komentar
Saya yakin anda pasti tahu bahwa proses manajemen adalah sebuah cara sistematis dalam melakukan sesuatu terutama dalam mengelola sebuah pekerjaan atau objek. Dapat dipastikan bahwa segala hasil tidak akan dapat diperoleh tanpa melalui proses. Hampir tidak ada hal yang tiba – tiba terjadi tanpa adanya suatu proses. Dan pastinya hal tersebut juga berlaku dalam manajemen.



Dalam pengerjaannya, proses manajemen memiliki empat aktivitas penting yang berfungsi sebagai kerangka dalam membentuk sebuah proses manajemen yang efektif dan efisien.

1. Perencanaan (Planning)

Aktivitas pertama adalah kegiatan perencanaan yang berperan untuk menetapkan apa yang harus dilakukan bisnis dan bagaimana cara yang tepat untuk melakukannya. Perlu anda ketahui, perencanaan memiliki tiga komponen penting yang harus diperhatikan yaitu menetapkan sasaran perusahaan, mengembangkan sebuah strategi untuk mencapai sasaran dan merancang rencana – rencana taktis dan operasional untuk menjalankan strategi yang telah dibuat.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorgasisan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengkoordinir segala sumber daya serta aktivitas yang dimiliki bisnis agar menjadi lebih terstrukstur sehingga dapat beroperasi secara optimal. Bisa dikatakan hal ini adalah tahap dimana kita membagi tugas berdasarkan aspek pokok dalam bisnis seperti pemasaran, keuangan, produksi, administrasi dan lain sebagainya.

3. Pengarahan (Leading)

Setelah semuanya telah terstruktur dengan baik, langkah selanjutnya adalah bagaimana cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kita harus dapat memberikan pengarahan yang baik agar setiap aspek mengerti tentang apa yang harus mereka lakukan. Dengan kata lain kita harus pintar agar kita dapat mempengaruhi sekaligus memberikan motivasi agar mereka dapat bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan.

4. Pengendalian (Controlling)

Pengendalian ini dilakukan untuk memastikan apakah kegiatan yang telah dilakukan telah sesuai dengan apa yang direncanakan. Pengendalian merupakan kegiatan yang mengukur, membandingkan, menemukan penyimpangan serta memperbaiki kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Karena jika tidak kita kendalikan setiap kegiatan yang terjadi, kita mungkin tidak akan pernah tau ke arah mana sebenarnya bisnis kita sedang berjalan.

Senin, 15 Januari 2018

Kepribadian Yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha. Apakah Anda Memilikinya?

- Tidak ada komentar

Di dunia bisnis, hanya ada 2 hal yang pasti akan terjadi yaitu kesuksesan dan kegagalan. Tidak peduli apakah itu bisnis kecil ataupun bisnis besar sekalipun, semuanya akan berujung sama.

Terdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan kesuksesan ataupun kegagalan dalam sebuah bisnis. Mulai dari faktor manajemen, keuangan, pemasaran, operasional dan lain sebagainya. Namun satu hal yang paling mempengaruhi itu semua adalah faktor kepribadian dari si pengusahanya.



Seorang pengusaha yang sukses memiliki kepribadian tertentu yang menjadi faktor penting yang dapat membantunya meraih kesuksesan dalam menjalankan bisnis. Mungkin kita tidak bisa memiliki kepribadian mereka, tapi setidaknya ada beberapa perilaku yang dapat kita usahakan agar memiliki pola pikir yang positif sehingga kita dapat mengelola bisnis kita dengan baik.

1. Kurangi Mengeluh

Mengeluh memang hal yang wajar dalam menghadapi masalah. Namun mengeluh tanpa mencari jalan keluar hanya akan menjadi hal yang membuang waktu. Boleh saja jika anda ingin mengeluh, tapi jika anda ingin bangkit luapkan keluhan anda dengan berinovasi sehingga dapat memecahkan masalah yang dihadapi

2. Menerima dan memperlajari kesalahan

Bisa dikatakan ini tantangan terbesar dalam menjalani bisnis. Kebanyakan orang tidak mau menerima kesalahanan yang mereka buat. Tapi hal ini masih belum seberapa dibanding tidak mempelajari kesalahan. Belajarlah menerima kesalahan yang anda buat, pelajari kesalahan tersebut dan perbaiki.

3. Bertindak cepat

Nah ini bisa dibilang hal yang simpel tapi susah buat di terapin. Kebanyakan orang selalu menunda tindakan yang ingin mereka lakukan. Mulailah bertindak, perlahanpun tidak masalah. Paksakan diri anda untuk selalu bertindak tanpa menunda.

4. Jangan mudah menyerah

Ini juga sama, hal simpel, semua orang tau, tapi ga semua orang bisa nerapin. Ingatlah tujuan anda. Tujuan anda bukanlah untuk berhenti tapi untuk meraih kesuksesan. Jadi sebelum anda sukses, jangan pernah berhenti.

Itulah kepribadian yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha. Apakah anda seorang pengusaha? Apakah anda ingin usaha anda sukses? Maka sebaiknya anda mengubah kepribadian anda dari sekarang.

Rabu, 07 September 2016

Mengenal Lebih Dalam Mengenai Strategi Bisnis & Tingkatannya

- Tidak ada komentar
Terkadang kita tidak tahu apa yang harus di perbuat untuk dapat menjalankan bisnis dengan baik. Berbagai masalah datang yang membuat kita kehilangan arah akan target bisnis yang telah kita tetapkan. Namun bukan berarti tidak ada yang bisa kita perbuat untuk memajukan dan mengembangkan bisnis tersebut.

Banyak hal yang dapat kita temukan dan lakukan demi mewujudkan kesuksesan yang telah lama kita impikan. Namun satu hal yang pasti, semua hal tersebut membutuhkan sebuah perencanaan yang matang.



Dalam bisnis, sebuah strategi merupakan hal yang sangat penting. Karena strategi bisnis merupakan kunci kesuksesan yang akan membantu kita dalam berbagai hal.

Perumusan Strategi Bisnis

Dalam membangun sebuah strategi, kita harus mampu untuk menyusun langkah – langkah yang bertujuan untuk membangun visi serta misi bisnis atau perusahaan, menetapkan tujuan strategi serta keuangan yang dimiliki.

Dengan begitu kita dapat membuat atau merancang sebuah strategi bisnis yang efektif untuk bisnis kita. Berikut beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam merumuskan strategi yaitu.
  1. Mengidentifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh perusahaan di masa depan dan menentukan misi perusahaan untuk mencapai visi yang telah di tetapkan.
  2.  Melakukan analisis lingkungan perusahaan baik internal maupun eksternal untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman yang dapat di hadapi oleh perusahaan.
  3.  Merumuskan faktor – faktor kunci keberhasilan (Key Success Factor) dari strategi – strategi yang telah dirancang berdasarkan analisis yang telah dilakukan.
  4. Menentukan tujuan dan ukuran target. Mengevaluasi berbagai strategi alternatif yang dapat digunakan dengan mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki.
  5. Memilih dan menentukan strategi yang paling sesuai untuk dapat mencapai tujuan perusahaan dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Tingkat – tingkat strategi

Dengan merujuk pada pandangan Dan Schendel dan Charles Hofer, kita dapat mengetahui bahwa dalam dunia bisnis terdapat 4 macam tingkatan strategi dimana keseluruhan dari strategi disebut dikenal dengan sebutan Master Strategi.
  1. Enterprise Strategy
    Strategi bisnis ini berkaitan dengan respon masyarakat. Setiap organisasi pastinya memiliki hubungan dengan masyarakat. Jadi dalam tingkat strategi ini sangat penting bagi kita dalam menjalin sebuah relasi atau hubungan kepada masyarakat dengan memberikan tingkat pelayanan yang sangat baik terhadap keinginan dan kebutuhan masyarakat.
  1. Corporate Strategy
    Strategi ini berkaitan dengan misi organisasi sehingga sangat sering disebut dengan sebutan Grand Strategy. Pada umumnya, tingkatan strategi ini adalah untuk menentukan misi seperti apa yang ingin di capai oleh suatu organisasi.

    Bagi sebuah organisasi, penting untuk organisasi tersebut untuk mengetahui maksud dari misi yang di miliki karena dengan begitu mereka akan tau bagaimana misi tersebut bisa di capai.
  1. Business Strategy
    Pada tingkatan strategi bisnis ini, kita akan mulai memikirkan tentang bagaimana kita dapat merebut perhatian pasar di tengah masyarakat agar bisa memperoleh keuntungan – keuntungan stratejik yang sekaligus mampu menunjang berkembangnya organisasi ke tingkat yang lebih baik.
  1. Functional Strategy
    Strategi bisnis satu ini merupakan strategi pendukung yang bertujuan untuk menunjang suksesnya strategi bisnis lainnya.
Sekarang kita telah mengetahui lebih dalam tentang apa itu strategi bisnis dan bagaimana cara merumuskan strategi bisnis yang baik dan benar sehingga dapat membantu dalam mempercepat proses pertumbuhan bisnis.

Dan untuk bisa membuat dan merencanakan sebuah strategi bisnis yang baik dan efektif, kita dapat menggunakan sebuah software bisnis seperti Acumatica ERP. Dengan kelebihan modul serta fitur yang ada, kita dapat dengan mudah membangun sebuah strategi bisnis yang efektif dengan sangat baik dan dapat mengembangkan bisnis kita secara efisien.

Mengenal Lebih Dalam Mengenai Strategi Bisnis & Tingkatannya

- Tidak ada komentar
Terkadang kita tidak tahu apa yang harus di perbuat untuk dapat menjalankan bisnis dengan baik. Berbagai masalah datang yang membuat kita kehilangan arah akan target bisnis yang telah kita tetapkan. Namun bukan berarti tidak ada yang bisa kita perbuat untuk memajukan dan mengembangkan bisnis tersebut.

Banyak hal yang dapat kita temukan dan lakukan demi mewujudkan kesuksesan yang telah lama kita impikan. Namun satu hal yang pasti, semua hal tersebut membutuhkan sebuah perencanaan yang matang.



Dalam bisnis, sebuah strategi merupakan hal yang sangat penting. Karena strategi bisnis merupakan kunci kesuksesan yang akan membantu kita dalam berbagai hal.

Perumusan Strategi Bisnis

Dalam membangun sebuah strategi, kita harus mampu untuk menyusun langkah – langkah yang bertujuan untuk membangun visi serta misi bisnis atau perusahaan, menetapkan tujuan strategi serta keuangan yang dimiliki.

Dengan begitu kita dapat membuat atau merancang sebuah strategi bisnis yang efektif untuk bisnis kita. Berikut beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam merumuskan strategi yaitu.
  1. Mengidentifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh perusahaan di masa depan dan menentukan misi perusahaan untuk mencapai visi yang telah di tetapkan.
  2.  Melakukan analisis lingkungan perusahaan baik internal maupun eksternal untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman yang dapat di hadapi oleh perusahaan.
  3.  Merumuskan faktor – faktor kunci keberhasilan (Key Success Factor) dari strategi – strategi yang telah dirancang berdasarkan analisis yang telah dilakukan.
  4. Menentukan tujuan dan ukuran target. Mengevaluasi berbagai strategi alternatif yang dapat digunakan dengan mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki.
  5. Memilih dan menentukan strategi yang paling sesuai untuk dapat mencapai tujuan perusahaan dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Tingkat – tingkat strategi

Dengan merujuk pada pandangan Dan Schendel dan Charles Hofer, kita dapat mengetahui bahwa dalam dunia bisnis terdapat 4 macam tingkatan strategi dimana keseluruhan dari strategi disebut dikenal dengan sebutan Master Strategi.
  1. Enterprise Strategy
    Strategi bisnis ini berkaitan dengan respon masyarakat. Setiap organisasi pastinya memiliki hubungan dengan masyarakat. Jadi dalam tingkat strategi ini sangat penting bagi kita dalam menjalin sebuah relasi atau hubungan kepada masyarakat dengan memberikan tingkat pelayanan yang sangat baik terhadap keinginan dan kebutuhan masyarakat.
  1. Corporate Strategy
    Strategi ini berkaitan dengan misi organisasi sehingga sangat sering disebut dengan sebutan Grand Strategy. Pada umumnya, tingkatan strategi ini adalah untuk menentukan misi seperti apa yang ingin di capai oleh suatu organisasi.

    Bagi sebuah organisasi, penting untuk organisasi tersebut untuk mengetahui maksud dari misi yang di miliki karena dengan begitu mereka akan tau bagaimana misi tersebut bisa di capai.
  1. Business Strategy
    Pada tingkatan strategi bisnis ini, kita akan mulai memikirkan tentang bagaimana kita dapat merebut perhatian pasar di tengah masyarakat agar bisa memperoleh keuntungan – keuntungan stratejik yang sekaligus mampu menunjang berkembangnya organisasi ke tingkat yang lebih baik.
  1. Functional Strategy
    Strategi bisnis satu ini merupakan strategi pendukung yang bertujuan untuk menunjang suksesnya strategi bisnis lainnya.
Sekarang kita telah mengetahui lebih dalam tentang apa itu strategi bisnis dan bagaimana cara merumuskan strategi bisnis yang baik dan benar sehingga dapat membantu dalam mempercepat proses pertumbuhan bisnis.

Dan untuk bisa membuat dan merencanakan sebuah strategi bisnis yang baik dan efektif, kita dapat menggunakan sebuah software bisnis seperti Acumatica ERP. Dengan kelebihan modul serta fitur yang ada, kita dapat dengan mudah membangun sebuah strategi bisnis yang efektif dengan sangat baik dan dapat mengembangkan bisnis kita secara efisien.

Rabu, 31 Agustus 2016

4 Tips Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Bisnis

- Tidak ada komentar
Seandainya pelaku bisnis tidak banyak seperti sekarang ini, pastinya yang namanya persaingan pasti tidak akan berjalan seketat ini dan pastinya, hal yang namanya keunggulan kompetitif belum menjadi hal yang sangat penting untuk di bahas. Namun nyatanya semakin lama pergerakkan persaingan yang terjadi di dunia bisnis semakin hari malah semakin ketat.

Pertumbuhan persaingan ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh pertumbuhan para pelaku bisnis yang sangat signifikan. Bahkan para mahasiswa sekarang ini sudah tertarik dengan  dunia kewirausahaan. Hal ini tentunya menyebabkan persaingan di dunia bisnis akan semakin berat.




Saya yakin kita sudah sering kali melihat berbagai macam persaingan dari berbagai macam jenis usaha. Biasanya persaingan ini terjadi antara 2 jenis yaitu persaingan yang terjadi secara harga atau bersaing secara kualitas atau nilai tambah produk. Namun ketika kita membicarakan mengenai keunggulan kompetitif tentunya kita akan memilih untuk bersaing secara kualitas atau nilai tambah produk. Kenapa?

Senin, 06 Juni 2016

Fungsi Dari Saluran Distribusi Dan Jenis Strategi Yang Biasa Digunakan

- Tidak ada komentar
Keputusan mengenai saluran distribusi dalam pemasaran merupakan salah satu keputusan yang paling kritis yang biasa dihadapi oleh manajemen. Kenapa? Karena apapun saluran yang akan dipilih dapat mempengaruhi seluruh keputusan pemasaran yang lainnya.

Maka dari itulah, dalam rangka menyalurkan barang ataupun jasa dari produsen kepada konsumen perusahaan harus benar – benar dapat memilih atau menyeleksi saluran – saluran distribusi yang hendak digunakan. Sebab kesalahan apapun yang dapat timbul dalam saluran distribusi ini dapat menghambat usaha penyaluran barang atau jasa perusahaan tersebut.

Namun Apa Sebenarnya Maksud Dari Saluran Distribusi Ini?

Distribusi barang merupakan salah satu bagian dari banyaknya kegiatan perusahaan dimana pada tahap ini merupakan kesempatan bagi perusahaan untuk dapat menjual produknya.

Sementara yang dimaksud saluran distribusi disini adalah sekelompok pedagang atau agen perusahaan atau lembaga yang mampu membantu dalam menyalurkan produk dari produsen kepada para konsumen.

Strategi Distribusi

Untuk dapat menyalurkan barang atau jasa yang perusahaan Anda miliki, pastinya Anda akan sangat membutuhkan sebuah strategi distribusi yang tepat sehingga anda dapat mengoptimalkan keuntungan yang bisa Anda peroleh.

Berikut adalah metode distribusi yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan jenis bisnis Anda.
  1. Strategi Distribusi Insentif

    Distribusi insentif adalah sebuah strategi distribusi yang menempatkan barang dagangannya pada banyak retailer atau pengecer serta distributor di berbagai tempat. Tehnik ini sangat cocok digunakan untuk Anda yang memiliki produk kebutuhan sehari – hari dimana tingkat pemakaian atau pemesanannya sangat tinggi seperti sembako, rokok, sikat gigi, odol, sabun dan lain sebagainya.

  2. Strategi Distribusi Selektif

    Distribusi selektif adalah strategi distribusi yang hanya memasarkan barang dagangan atau produknya pada daerah pemasaran tertentu dengan memilih beberapa distributor atau pengecer pada suatu daerah. Contoh saluran distribusi selektif antara lain produk elektronik, produk kendaraan, sepeda,  pakaian, buku dan lain sebagainya.

  3. Strategi Distribusi Eksklusif

    Distribusi eksklusif adalah strategi distribusi yang memberikan hak distribusi suatu produk hanya pada satu atau dua distributor pada tempat tertentu. Barang yang ditawarkan oleh jenis distribusi eksklusif ini biasanya adalah barang dengan kualitas dan harga yang tinggi. Contoh dari jenis distribusi ini adalah showroom mobil, factory outlet, restoran waralaba.

Apapun jenis strategi yang Anda gunakan, sumber penghasilan utama sebuah perusahaan berasal dari hasil penjualan produk yang di hasilkan. Itulah sebabnya kenapa strategi distribusi sangat penting demi kelangsungan hidup perusahaan.

Berkaitan dengan strategi distribusi dalam bisnis, sebenarnya ada beberapa sistem atau software distribusi yang dapat digunakan seperti software akuntansi Acumatica ERP yang memiliki modul distribution di dalamnya.

Senin, 30 Mei 2016

Kenapa Manajemen Keuangan Itu Penting Untuk Bisnis? Cari Tau Alasannya Disini!

- 1 komentar
Bagi Anda pemilik sebuah bisnis kecil (UKM) atau mungkin baru ingin memiliki sebuah bisnis, penting untuk kalian mengetahui dasar – dasar penting yang harus kalian pahami dalam mengelola bisnis tersebut. Salah satunya adalah manajemen keuangan.

Manajemen  keuangan merupakan salah satu dari sekian banyak ilmu manajemen yang perlu kalian ketahui untuk dapat sukses dalam menjalankan bisnis Anda. Pengertian dari manajemen keuangan ini sendiri adalah sebuah aktivitas entitas bisnis yang berhubungan dengan pengelolaan dana atau aset yang dimiliki untuk dapat mencapai tujuan perusahaan.



Mungkin Anda berpikir manajemen keuangan itu sama saja seperti akuntansi. Mungkin memang benar. Namun Anda juga harus tau bahwa manajemen keuangan tidak hanya sekedar melakukan pencatatan akuntansi saja.

Tujuan utama manajemen keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai – nilai atau value terhadap aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan .

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

Ruang lingkup manajemen keuangan terdiri dari
  1. Keputusan Pendanaan meliputi kebijakan manajemen  dalam pencarian dana perusahaan, misalkan kebijakan penerbitan sejumlah obligasi dan kebijakan hutang jangka pendek ataupun panjangnya perusahaan yang bersumber dari internal ataupun eksternal.
  2. Keputusan Investasi meliputi kebijakan penanaman modal perusahaan kepada aktiva tetap atau fixed assets seperti gedung, tanah, peralatan dan mesin ataupun aktiva finansial seperti surat berharga seperti saham dan obligasi.
  3. Keputusan Pengelolaan Aset meliputi kebijakan pengelolaan aset yang dimiliki secara efisien untuk mencapai tujuan perusahaan.
Fungsi Manajemen Keuangan

Fungsi utama dari manajamen keuangan adalah
  1. Planning atau perencanaan keuangan meliputi perencanaan arus kas dan rugi laba
  2. Budgeting atau anggaran yaitu perencanaan penerimaan ataupun pengalokasian anggaran biaya secara efisien sehingga dapat memaksimalkan penggunaan dana yang dimiliki.
  3. Controlling atau pengendalian keuangan dengan melakukan evaluasi serta perbaikan atas sistem keuangan yang dimiliki perusahaan
  4. Auditing atau pemeriksaan keuangan dengan melakukan auditing internal atas keuangan perusahaan agar sesuai dan tidak terjadi penyimpangan.
  5. Reporting atau pelaporan keuangan dengan menyediakan laporan informasi tentang kondisi keuangan suatu perusahaan.

Itulah ruang lingkup beserta fungsi yang dimiliki oleh sebuah manajemen keuangan. Terlihat rumit memang, namun berkat bantuan teknologi, sekarang sudah terdapat sebuah software yang dapat digunakan untuk membantu Anda dalam melakukan manajemen keuangan dengan mudah, cepat, efisien dan juga efektif.


Anda dapat menemukan software tersebut di berbagai tempat, salah satu software yang ada adalah Software ERP dimana software ini tidak hanya menangani manajemen keuangan namun juga dapat digunakan untuk melakukan manajemen lain seperti produksi, distribusi, persediaan dan lain sebagainya.

Rabu, 25 Mei 2016

5 Masalah Yang Sering Terjadi Ketika Mengimplemantasikan Software ERP

- Tidak ada komentar
Apapun jenis industri yang dimiliki oleh setiap perusahaan sistem inventori merupakan PR terbesar yang mungkin akan di hadapi karena sistem informasi merupakan salah satu dasar penting dalam dunia industri manufaktur. Bahkan ada yang mengatakan bahwa dengan menguasai inventori sistem berarti telah menguasai lebih dari 60% proses bisnis yang ada dalam satu manufaktur.



Memang tidak dapat dipungkiri, perputaran uang dalam satu manufaktur adalah tentang sistem inventori atau penyimpanan barangnya. Produksi merupakan salah satu proses bisnis yang memang paling unik, tapi proses mengolahnya untuk menjadi uang merupakan perkara yang berbeda.

Meski telah banyak program yang dapat dijadikan sebagai alat bantu bagi manajemen untuk dapat mengontrol perputaran barang sehingga bisa menekan inventory turn over seperti Acumatica ERP, namun bukan berarti dapat langsung digunakan dan langsung memperoleh hasilnya.

Perlunya waktu untuk dapat menyesuaikan cara kerja untuk dapat menerapkan sistem erp secara menyeluruh merupakan hal yang tidak dapat di hindari. Dan berikut kami telah merangkum 5 masalah yang sering terjadi dalam penyesuaian proses bisnis menggunakan sistem erp seperti
  1. Mengintegrasikan inventory sistem yang sudah berjalan (existing method) dengan software ERP

    Setiap perusahaan yang sudah berjalan dapat dipastikan telah memiliki metode sendiri dalam mengolah barang yang terdapat dalam perusahaan mereka. Saat kemudian mereka pun ingin mengimplementasikan sistem erp ke dalam perusahaan mereka.

    Yang akan terjadi adalah adanya penyesuaian dalam pengintegrasian sistem yang telah berjalan dengan fasilitas yang disediakan oleh sistem erp. Memang masalah yang rumlah, meski begitu masalah ini tidak mudah untuk diselesaikan. Karena itulah manajemen harus mampu memperhitungkan hal ini sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk menggunakan dan menerapkan sistem erp

  2. Melatih user menggunakan software erp yang telah diintegrasikan

    Seperti yang telah dijelaskan diatas, meski sistem erp telah berhasil diintegrasikan bukan berarti permasalahan akan berhenti disitu. Melatih user untuk dapat menggunakan software itu dengan baik pun akan menjadi masalah tersendiri. Mengapa? Dalam sebuah perusahaan, karyawan yang ada dalam perusahaan tersebut memiliki latar belakang pendidikan dan usia yang berbeda.

    Meski untuk mempermudah pekerjaan, mempelajari sistem baru dan menerapkannya bukanlah hal yang mudah. Perubahan akan selalu memberikan goncangan di awal dan melatih para user tersebut akan menjadi tugas yang cukup berat yang harus di pikirkan oleh manajemen.

  3. Standarisasi data sistem inventori

    Masalah berikutnya yang akan muncul adalah standarisasi data yang digunakan. Bukan hal yang aneh jika beberapa departemen memiliki pemahaman atau penyebutan yang berbeda pada satu item yang sama.

    Contohnya saja item gergaji. Departemen keuangan menyebutnya gergaji, departemen produksi bisa saja menyebutnya graji, namun departemen purchasing menyebutnya saw (mungkin karena membeli di luar negeri). Nah untuk itulah perlunya dilakukan standarisasi agar data yang dihasilkan konsisten.

  4. Memilih fasilitas software erp yang benar – benar dibutuhkan oleh perusahaan

    Ketika sebuah perusahaan ingin membeli software erp, akan ada banyak sekali fasilitas atau modul yang ditawarkan oleh vendor erp tersebut. Namun tidak semua menu dan modul yang ditawarkan dibutuhkan oleh perusahaan, jadi pilihlah modul yang memang benar – benar dibutuhkan oleh perusahaan

Rabu, 18 Mei 2016

Langkah Umum Ketika Melakukan Implementasi Sistem Pada Bisnis

- Tidak ada komentar
Kita paham akan kemajuan teknologi saat ini yang terus berkembang sehingga dapat memudahkan kita dalam berbagai hal. Jika Anda pikirkan, hampir semua permasalahan sekarang telah memiliki sebuah solusi digital berbentuk software atau aplikasi.



Sama halnya dengan akuntansi. Pengerjaannya yang dulu memerlukan banyak kertas dan dokumen yang berserakan dimana – mana membuat kita bingung dan pusing melihatnya hingga akhirnya muncullah sebuah software akuntansi yang membuat pekerjaan para akuntan menjadi lebih efisien dan juga efektif.

Maka dari itu, mari kita lihat tahap – tahap implementasisistem akuntansi berikut ini.
  1. Menerapkan perencanaan implementasi
    • Bagaimana kelengkapan infrastruktur yang sudah ada seperti jaringan, sistem kantor yang sudah ada, sistem komunikasi serta sistem penunjang.
    • Seberapa besar budget yang tersedia untuk kebutuhan infrastruktur tersebut
    • Semua biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan implementasi perlu di catat dan dibuat sebuah anggaran biaya. Anggaran biaya ini nantinya juga akan berfungsi sebagai pengendalian terhadap biaya – biaya yang harus dikeluarkan.
  1. Melakukan kegiatan implementasi
    •  Pemilihan dan pelatihan personil
    • Pemilihan tempat dan instalasi perangkat keras maupun perangkat lunak
    • Pemrograman dan pengetesan program
    • Pengetesan sistem
    • Konversi sistem
  1. Tindak lanjut implementasi
    • Analisis sistem masih perlu dilakukan meski sistem baru telah berhasil diimplementasikan
    • Analisis sistem masih perlu melakukan pengetesan penerimaan sistem
    • Pengetesan ini berbeda dengan pengetesan sistem yang telah dilakukan sebelumnya.

Setelah melakukan tahap implementasi seperti diatas, kini software atau aplikasi siap untuk digunakan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan para penggunanya. Dengan melakukan implementasi sistem informasi akuntansi seperti diatas, kita akan mendapatkan berbagai keuntungan menggunakan software akuntansi seperti :

  • Memperbaiki kualitas dan mengurangi biaya dalam menghasilkan barang/jasa
  •  Memperbaiki efisiensi
  • Memperbaiki pengambilan keputusan
  • Menciptakan keunggulan kompetitif
Jadi pastikan bisnis yang kalian miliki menggunakan dan menerapkan sistem akuntansi agar kalian dapat mengungguli para pesaing bisnis kalian.

Kamis, 12 Mei 2016

Memulai Bisnis Tanpa Proses Bisnis Itu Sama Saja Bohong

- Tidak ada komentar
Proses bisnis dapat di ibaratkan sebagai sebuah nyawa bagi perusahaan karena proses bisnis merupakan perangkat bisnis yang mempunyai peranan penting dalam menggerakkan, mengarahkan serta mempercepat laju perusahaan tersebut. Nantinya, kinerja suatu perusahaan akan sangat bergantung pada efektifitas dan efisiensi proses bisnis tersebut. Karenanya penting untuk kita membuat sebuah proses bisnis yang mampu menunjang pergerakkan bisnis.

Nah sebuah proses bisnis ini baru akan berhasil ketika ia mampu mencapai tujuan secara efisien dengan memanfaatkan segala sumber daya yang ada secara efektif.

proses bisnis


Biasanya, proses suatu bisnis dapat dibuat setelah kita dapat menentukan sebuah visi dan misi yang akan dijalankan, dan untuk menentukan hal tersebut, kita dapat memperhatikan beberapa hal berikut.
  1. Identifikasi kebutuhan akan sebuah bisnis

    Langkah pertamayang harus di perhatikan adalah mengidentifikasi kebutuhan akan bisnis yang dimiliki. Langkah yang paling efektif untuk halini adalah untuk melakukan audit untuk mengidentifikasi resiko yang sangat mungkin terjadi pada bisnis kita. Dengan begitu kita bisa mengetahui area mana yang akan menjadi sebuah prioritas untuk upaya pengembangan bisnis nantinya.

  2. Menganalisa proses terkini

    Ketika kita sudah menemukan proses bisnis seperti apa yang akan dikembangkan, hal selanjutnya adalah menganalisa prosedur-prosedur yang di terapkan saat ini. Dengan begitu kita akan mengerti bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai prosedur seperti apa yang berhasil dan yang tidak. Untuk memudahkan tahap ini, kita dapat menjawab beberapa pertanyaan tersebut.

  3. ·         Proses apa yang tidak berjalan dengan baik?
    ·         Langkah mana yang mengalami hambatan?
    ·         Langkah mana yang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk di selesaikan.

  4. Menciptakan strategi pengembangan bisnis

    Dengan selesainya proses Analisa yang dilakukan, maka sekarang adalah saatnya bagi kita untuk mengembangkan sebuah strategi bisnis untuk pengembangan bisnis kita. Dalam tahapan ini sangat penting untuk kita melibatkan proses-proses yang tidak berjalan baik tadi dan cari tau apa penyebabnya.

Dengan melakukan ketiga point diatas, maka kita akan mencapai suatu titik dimana kita dapat melihat dengan jelas potensi yang dimilliki oleh bisnis yang kita miliki. Dengan begitu akan mudah untuk kita menentukan proses bisnis seperti apa yang akan kita jalankan.

Penting untuk kita ketahui juga bahwa berkat perkembangan dunia teknologi, sekarang ini banyak sekali terdapat software manajemen bisnis yang dapat kita manfaatkan untuk mempermudah kita dalam menyusun sebuah strategi, menganalisa proses bisnis atau hal lainnya yang berhubungan dengan pengembangan bisnis.

Salah satunya adalah software Acumatica ERP. Software ini memiliki berbagai fitur yang dibutuhkan hampir di semua bisnis mulai dari finance, distribution hingga manufaktur sekalipun.

Dengan bantuan software ini, menjalankan dan membuat suatu proses bisnis akan menjadi sangat mudah dan menguntungkan karena data yang dihasilkan selalu real time dan akurat. 

Senin, 02 Mei 2016

4 Kendala Bisnis Onlline Yang Sering Terjadi Bersama Solusinya

- Tidak ada komentar
Saya rasa kalian pasti sudah tau bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Tinggal kitanya aja mau coba cari solusi buat mecahin itu masalah atau engga. Ya kan?

Dari yang saya lihat, kebanyakan orang membuat sebuah bisnis online dengan cara membangun sebuah website. Setelah sekian lama mereka mencoba memanage bisnis mereka namun belum membuahkan hasil akhirnya mereka menyerah begitu saja tanpa mencoba mencari tau letak permasalahannya dan memperbaiki masalah tersebut.

Kendala Bisnis


Padahal jika mereka ingin menelusuri mereka pasti mendapatkan kendala yang menyebabkan bisnis mereka belum membuahkan hasil.

Mari kita coba lihat beberapa kendala yang biasa terjadi ketika kita membangun sebuah bisnis online.

1.       Digital Marketing

Baik dalam dunia online ataupun offline yang namanya marketing pasti di butuhkan, jika tidak bagaimana kalian bisa memasarkan bisnis kalian? Dalam dunia online, banyak media yang bisa kita gunakan sebagai tempat untuk kita melakukan pemasaran seperti social media, forum, blog, youtube video dan lain sebagainya. Jadi apakah pemasaran yang kalian lakukan sudah benar?

2.       Re-design Website

Kalian sudah melakukan pemasaran dengan baik, banyak pengunjung yang masuk ke website kalian, tapi kenapa masih belum memiliki pelanggan atau belum ada yang membeli barang atau jasa yang kalian tawarkan? Mungkin permasalahannya terletak dari desain website Anda. Tampilan website juga berpengaruh terhadap performa bisnis kalian. Coba perhatikan data yang telah dihasilkan oleh website kalian, bagaimana para pengunjung berinteraksi dengan website. Dari situ kalian akan menemukan apa yang kurang dan yang mana yang harus di perbaiki.

3.       Website Fitur

Pastikan kalian memiliki semua fitur yang di butuhkan oleh website kalian. Sebagai contoh, jika website kalian adalah website ecommerce berarti kalian harus memiliki fitur seperti shopping cart, buyer profile, sistem transaksi, best seller/recommended item/popular item atau lain sebagainya.

4.       Creative and Unique Web Design

Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, tampilan website juga ikut ambil peran dalam performa bisnis yang kalian miliki. Dan untuk itu kalian harus memastikan bahwa desain website yang kalian miliki haruslah kreatif dan unik sehingga dapat menarik perhatian para pengunjung website  Anda.
Dengan melakukan ke empat hal di atas, kalian telah meningkatkan persentase keberhasilan Anda dengan sangat pesat. Tapi pertanyaannya adalah bagaimana cara melakukan itu semua jika kita tidak mengerti sama sekali dengan ke empat hal tersebut.

Well, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar kan? Sayangnya hal tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jadi satu-satunya yang bisa kalian lakukan adalah menyewa jasa seseorang atau perusahaan yang memang menyediakan layanan untuk ke empat hal berikut.

Salah satu perusahaan yang menyediakan layanan tersebut adalah Rajaoutsource.com. Rajaoutsource.com merupakan sebuah perusahaan online yang menangani berbagai solusi bisnis online seperti
  • Digital marketing
  • Digital design
  • Custom mobile application
  • Business application
  • Easy content customization
  • Website template

Kenapa tidak kalian coba lihat profile perusahaan satu ini di Profil Perusahaan Rajaoutsource.com atau kalian bisa langsung melihat template website yang mereka miliki di Rajaoutsource.com All Themes

Selasa, 29 September 2015

5 Tipe Entrepreneur - Kamu Termasuk Tipe Yang Mana?

- Tidak ada komentar

Setiap pebisnis memiliki ide yang berbeda dan keunikannya tersendiri. Tapi mereka memiliki satu keingingan yang sama dimana mereka semua ingin menciptakan kebebasan dalam pekerjaan dan kehidupan mereka dalam dunia bisnis.

Mungkin banyak dari Anda yang tidak sadar akan hal ini, kita semua hidup di dalam dunia yang penuh dengan peluang bisnis yang dapat kita gunakan dan manfaatkan.



Tapi entah kenapa masih banyak orang yang bingung dan stuck memikirkan tentang bisnis mereka. Mereka tidak dapat menemukan sebab kenapa bisnis mereka tidak berkembang dan mereka tidak tau apa yang harus dilakukan terhadap bisnsi mereka.

Mungkin karena Anda tidak mengetahui jenis entrepreneur seperti apa diri Anda. Dengan mengerti motivasi Anda menjadi seorang entrepreneur dapat menjadi kunci keberhasilan Anda.

Ketahui jenis entrepreneur seperti apa diri Anda.
Be honest about which one you are and which one you want  to be.

The Skeptical Entrepreneur

Entrepreneur jenis ini ketika melihat kesuksesan orang lain dia mulai menanyakannya. Mereka akan menelusuri bisnis tersebut dan mencoba mencari poin – poin yang dapat mensukseskan bisnis tersebut.

Jika belum menemukan poin poin tersebut mereka tidak akan percaya bahwa bisnis tersebut dapat berhasil. Jenis entrepreneur seperti inilah yang sangat berbahaya.

Mereka tidak akan mulai mengambil tindakan tanpa adanya hal konkrit yang bisa memastikan mereka untuk mengambil tindakan tersebut.

The Copycat Entrepreneur

Entrepreneur jenis ini ketika mereka melihat pebisnis yang sukses mereka akan mencoba mengcopy bisnis tersebut dan mencoba melakukan hal yang sama untuk mendapat kesuksesan yang sama.

Sebenarnya tidak masalah, tapi bagaimana jika hasilnya tidak seperti yang diharapkan? Karena itulah Anda harus mampu menjadi seorang entrepreneur yang mampu merubah dan menyesuaikan segala hal yang ada demi perkembangan bisnis Anda.

The Research Entrepreneur

Tipe entrepreneur satu ini sangatlah senang untuk belajar. Mereka mencoba melakukan research terhadap semua kemungkinan yang mungkin terjadi. Memang tidak salah, justru tipe entrepreneur seperti inilah yang paling bagus.

Tapi jika hanya itu yang Anda lakukan ya sama aja bohong. Hasil research hanya akan dijadikan alasan mereka tidak mengambil action dalam berbisnis. Ingat, belajarlah dari pengalaman. Jika Anda tidak mengambil action maka Anda tidak akan memiliki pengalaman dan Anda tidak akan pernah belajar. Kunci dari belajar adalah belajar dan menerapkan apa yang telah di pelajari.

The Determined Entrepreneur

Entrepreneur satu ini merupakan salah satu tipe entrepreneur yang paling dekat menuju kesuksesan. Mereka tahu bahwa perjalanan menjadi seorang pengusaha sukses tidaklah mudah, namun mereka siap untuk melakukan apapun yang mereka bisa untuk dapat mengembangkan bisnis mereka.

Namun mereka memiliki satu kelemahan. Mereka kebanyakan mengambil tindakan hanya berdasarkan feeling atau intuisi mereka. Jika Anda adalah tipe entrepreneur seperti ini, ada satu hal yang ingin saya tanyakan kepada Anda. Anda sedang membangun bisnis atau sedang berjudi?

The Accomplished Entrepreneur

Tipe entrepreneur ini telah berhasil membangun bisnis mereka. Mereka sudah tidak ragu lagi, mereka dapat merubah dan menyesuaikan segala hal yang ada demi perkembangan bisnis mereka, mereka mampu melakukan research dan menerapkan hasil dari research tersebut terhadap bisnis mereka.

Mereka telah memiliki kunci keberhasilan yang telah mereka bangun dari pengalaman mereka membangun bisnis. Kini mereka siap untuk membangun dan mengembangkan bisnis yang lebih besar lagi.