Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent

Comment

Popular

Tampilkan postingan dengan label software akuntansi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label software akuntansi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Agustus 2016

4 Tips Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Bisnis

- Tidak ada komentar
Seandainya pelaku bisnis tidak banyak seperti sekarang ini, pastinya yang namanya persaingan pasti tidak akan berjalan seketat ini dan pastinya, hal yang namanya keunggulan kompetitif belum menjadi hal yang sangat penting untuk di bahas. Namun nyatanya semakin lama pergerakkan persaingan yang terjadi di dunia bisnis semakin hari malah semakin ketat.

Pertumbuhan persaingan ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh pertumbuhan para pelaku bisnis yang sangat signifikan. Bahkan para mahasiswa sekarang ini sudah tertarik dengan  dunia kewirausahaan. Hal ini tentunya menyebabkan persaingan di dunia bisnis akan semakin berat.




Saya yakin kita sudah sering kali melihat berbagai macam persaingan dari berbagai macam jenis usaha. Biasanya persaingan ini terjadi antara 2 jenis yaitu persaingan yang terjadi secara harga atau bersaing secara kualitas atau nilai tambah produk. Namun ketika kita membicarakan mengenai keunggulan kompetitif tentunya kita akan memilih untuk bersaing secara kualitas atau nilai tambah produk. Kenapa?

Senin, 06 Juni 2016

Fungsi Dari Saluran Distribusi Dan Jenis Strategi Yang Biasa Digunakan

- Tidak ada komentar
Keputusan mengenai saluran distribusi dalam pemasaran merupakan salah satu keputusan yang paling kritis yang biasa dihadapi oleh manajemen. Kenapa? Karena apapun saluran yang akan dipilih dapat mempengaruhi seluruh keputusan pemasaran yang lainnya.

Maka dari itulah, dalam rangka menyalurkan barang ataupun jasa dari produsen kepada konsumen perusahaan harus benar – benar dapat memilih atau menyeleksi saluran – saluran distribusi yang hendak digunakan. Sebab kesalahan apapun yang dapat timbul dalam saluran distribusi ini dapat menghambat usaha penyaluran barang atau jasa perusahaan tersebut.

Namun Apa Sebenarnya Maksud Dari Saluran Distribusi Ini?

Distribusi barang merupakan salah satu bagian dari banyaknya kegiatan perusahaan dimana pada tahap ini merupakan kesempatan bagi perusahaan untuk dapat menjual produknya.

Sementara yang dimaksud saluran distribusi disini adalah sekelompok pedagang atau agen perusahaan atau lembaga yang mampu membantu dalam menyalurkan produk dari produsen kepada para konsumen.

Strategi Distribusi

Untuk dapat menyalurkan barang atau jasa yang perusahaan Anda miliki, pastinya Anda akan sangat membutuhkan sebuah strategi distribusi yang tepat sehingga anda dapat mengoptimalkan keuntungan yang bisa Anda peroleh.

Berikut adalah metode distribusi yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan jenis bisnis Anda.
  1. Strategi Distribusi Insentif

    Distribusi insentif adalah sebuah strategi distribusi yang menempatkan barang dagangannya pada banyak retailer atau pengecer serta distributor di berbagai tempat. Tehnik ini sangat cocok digunakan untuk Anda yang memiliki produk kebutuhan sehari – hari dimana tingkat pemakaian atau pemesanannya sangat tinggi seperti sembako, rokok, sikat gigi, odol, sabun dan lain sebagainya.

  2. Strategi Distribusi Selektif

    Distribusi selektif adalah strategi distribusi yang hanya memasarkan barang dagangan atau produknya pada daerah pemasaran tertentu dengan memilih beberapa distributor atau pengecer pada suatu daerah. Contoh saluran distribusi selektif antara lain produk elektronik, produk kendaraan, sepeda,  pakaian, buku dan lain sebagainya.

  3. Strategi Distribusi Eksklusif

    Distribusi eksklusif adalah strategi distribusi yang memberikan hak distribusi suatu produk hanya pada satu atau dua distributor pada tempat tertentu. Barang yang ditawarkan oleh jenis distribusi eksklusif ini biasanya adalah barang dengan kualitas dan harga yang tinggi. Contoh dari jenis distribusi ini adalah showroom mobil, factory outlet, restoran waralaba.

Apapun jenis strategi yang Anda gunakan, sumber penghasilan utama sebuah perusahaan berasal dari hasil penjualan produk yang di hasilkan. Itulah sebabnya kenapa strategi distribusi sangat penting demi kelangsungan hidup perusahaan.

Berkaitan dengan strategi distribusi dalam bisnis, sebenarnya ada beberapa sistem atau software distribusi yang dapat digunakan seperti software akuntansi Acumatica ERP yang memiliki modul distribution di dalamnya.

Senin, 30 Mei 2016

Kenapa Manajemen Keuangan Itu Penting Untuk Bisnis? Cari Tau Alasannya Disini!

- 1 komentar
Bagi Anda pemilik sebuah bisnis kecil (UKM) atau mungkin baru ingin memiliki sebuah bisnis, penting untuk kalian mengetahui dasar – dasar penting yang harus kalian pahami dalam mengelola bisnis tersebut. Salah satunya adalah manajemen keuangan.

Manajemen  keuangan merupakan salah satu dari sekian banyak ilmu manajemen yang perlu kalian ketahui untuk dapat sukses dalam menjalankan bisnis Anda. Pengertian dari manajemen keuangan ini sendiri adalah sebuah aktivitas entitas bisnis yang berhubungan dengan pengelolaan dana atau aset yang dimiliki untuk dapat mencapai tujuan perusahaan.



Mungkin Anda berpikir manajemen keuangan itu sama saja seperti akuntansi. Mungkin memang benar. Namun Anda juga harus tau bahwa manajemen keuangan tidak hanya sekedar melakukan pencatatan akuntansi saja.

Tujuan utama manajemen keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai – nilai atau value terhadap aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan .

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

Ruang lingkup manajemen keuangan terdiri dari
  1. Keputusan Pendanaan meliputi kebijakan manajemen  dalam pencarian dana perusahaan, misalkan kebijakan penerbitan sejumlah obligasi dan kebijakan hutang jangka pendek ataupun panjangnya perusahaan yang bersumber dari internal ataupun eksternal.
  2. Keputusan Investasi meliputi kebijakan penanaman modal perusahaan kepada aktiva tetap atau fixed assets seperti gedung, tanah, peralatan dan mesin ataupun aktiva finansial seperti surat berharga seperti saham dan obligasi.
  3. Keputusan Pengelolaan Aset meliputi kebijakan pengelolaan aset yang dimiliki secara efisien untuk mencapai tujuan perusahaan.
Fungsi Manajemen Keuangan

Fungsi utama dari manajamen keuangan adalah
  1. Planning atau perencanaan keuangan meliputi perencanaan arus kas dan rugi laba
  2. Budgeting atau anggaran yaitu perencanaan penerimaan ataupun pengalokasian anggaran biaya secara efisien sehingga dapat memaksimalkan penggunaan dana yang dimiliki.
  3. Controlling atau pengendalian keuangan dengan melakukan evaluasi serta perbaikan atas sistem keuangan yang dimiliki perusahaan
  4. Auditing atau pemeriksaan keuangan dengan melakukan auditing internal atas keuangan perusahaan agar sesuai dan tidak terjadi penyimpangan.
  5. Reporting atau pelaporan keuangan dengan menyediakan laporan informasi tentang kondisi keuangan suatu perusahaan.

Itulah ruang lingkup beserta fungsi yang dimiliki oleh sebuah manajemen keuangan. Terlihat rumit memang, namun berkat bantuan teknologi, sekarang sudah terdapat sebuah software yang dapat digunakan untuk membantu Anda dalam melakukan manajemen keuangan dengan mudah, cepat, efisien dan juga efektif.


Anda dapat menemukan software tersebut di berbagai tempat, salah satu software yang ada adalah Software ERP dimana software ini tidak hanya menangani manajemen keuangan namun juga dapat digunakan untuk melakukan manajemen lain seperti produksi, distribusi, persediaan dan lain sebagainya.

Kamis, 26 Mei 2016

Peran Sebuah Software ERP & Cara Memilih ERP Yang Tepat

- 1 komentar
Setiap perusahaan pastinya memiliki beragai macam proses bisnis yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Kenapa? Karena setiap perusahaan itu unik. Terlebih bagi sebuah perusahaan manufaktur atau distribusi. Perusahaan manufaktur dan distribusi merupakan salah satu dari sekian banyak bentuk usaha yang memiliki alur kerja yang cukup panjang dan juga rumit.

Industri tersebut memiliki puluhan atau bahkan ratusan proses bisnis yang unik mulai dari customer service, produksi hingga ke pengelolaan gudang. Karena itulah perusahaan ini akan sangat membutuhkan bantuan sebuah sistem seperti erp software.



Peran ERP Software Bagi Perusahaan Manufaktur & Distribusi

Perusahaan manufaktur dan distribusi sangatlah membutuhkan sebuah software ERP yang dirancang khusus sesuai dengan karakteristik alur kerja, bentuk beserta form data dari industri manufaktur dan distribusi sehinga mampu mengakomodasi komplesiktas dalam perusahaan mereka.

Lebih dari itu, mereka juga membutuhkan sebuah software ERP yang memiliki tampilan user friendly  serta bersifat fleksibel sehingga dapat di customize sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang akan terus berkembang.

Namun bagaimana cara para perusahaan manufaktur dan distribusi tersebut mencari sebuah software ERP yang dapat memenuhi kebutuhan perusahaan mereka?

Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa software erp yang ditawarkan dapat sesuai dengan kebutuhan perusahaan antara lain :
  1. Lihat daftar klien vendor

    Coba lihat apakah vendor dari software ERP yang hendak Anda gunakan memiliki sejumlah klien yang berasal dari industri yang sama dengan yang Anda miliki. Kemudian lihat bagaimana testimoni mereka tentang software tersebut.

  2. Kedudukan vendor dalam industri mereka

    Kita lihat apakan vendor tersebut tergolong perusahaan unggulan dalam penyediaan software ERP atau bukan.

  3. Berbasis Cloud atau Desktop

    Software ERP sekarang memiliki 2 jenis yaitu web-based dan juga desktop. Penting untuk Anda mengetahui software seperti apa yang ingin digunakan dan diterapkan pada perusahaan Anda. Lihat keuntungan yang dimiliki masing – masing software di bla bla bla
Pastikan Anda melihat profil perusahaan dari penyedia software ERP yang akan Anda gunakan. http://8thinktank.co.id yang menyediakan Acumatica ERP yang menyediakan berbagai macam modul yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Kenapa Anda tidak mencoba untuk melihatnya dan cari tau apakah Acumatica ERP bisa di jadikan solusi untuk perusahaan Anda atau tidak.

Rabu, 25 Mei 2016

5 Masalah Yang Sering Terjadi Ketika Mengimplemantasikan Software ERP

- Tidak ada komentar
Apapun jenis industri yang dimiliki oleh setiap perusahaan sistem inventori merupakan PR terbesar yang mungkin akan di hadapi karena sistem informasi merupakan salah satu dasar penting dalam dunia industri manufaktur. Bahkan ada yang mengatakan bahwa dengan menguasai inventori sistem berarti telah menguasai lebih dari 60% proses bisnis yang ada dalam satu manufaktur.



Memang tidak dapat dipungkiri, perputaran uang dalam satu manufaktur adalah tentang sistem inventori atau penyimpanan barangnya. Produksi merupakan salah satu proses bisnis yang memang paling unik, tapi proses mengolahnya untuk menjadi uang merupakan perkara yang berbeda.

Meski telah banyak program yang dapat dijadikan sebagai alat bantu bagi manajemen untuk dapat mengontrol perputaran barang sehingga bisa menekan inventory turn over seperti Acumatica ERP, namun bukan berarti dapat langsung digunakan dan langsung memperoleh hasilnya.

Perlunya waktu untuk dapat menyesuaikan cara kerja untuk dapat menerapkan sistem erp secara menyeluruh merupakan hal yang tidak dapat di hindari. Dan berikut kami telah merangkum 5 masalah yang sering terjadi dalam penyesuaian proses bisnis menggunakan sistem erp seperti
  1. Mengintegrasikan inventory sistem yang sudah berjalan (existing method) dengan software ERP

    Setiap perusahaan yang sudah berjalan dapat dipastikan telah memiliki metode sendiri dalam mengolah barang yang terdapat dalam perusahaan mereka. Saat kemudian mereka pun ingin mengimplementasikan sistem erp ke dalam perusahaan mereka.

    Yang akan terjadi adalah adanya penyesuaian dalam pengintegrasian sistem yang telah berjalan dengan fasilitas yang disediakan oleh sistem erp. Memang masalah yang rumlah, meski begitu masalah ini tidak mudah untuk diselesaikan. Karena itulah manajemen harus mampu memperhitungkan hal ini sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk menggunakan dan menerapkan sistem erp

  2. Melatih user menggunakan software erp yang telah diintegrasikan

    Seperti yang telah dijelaskan diatas, meski sistem erp telah berhasil diintegrasikan bukan berarti permasalahan akan berhenti disitu. Melatih user untuk dapat menggunakan software itu dengan baik pun akan menjadi masalah tersendiri. Mengapa? Dalam sebuah perusahaan, karyawan yang ada dalam perusahaan tersebut memiliki latar belakang pendidikan dan usia yang berbeda.

    Meski untuk mempermudah pekerjaan, mempelajari sistem baru dan menerapkannya bukanlah hal yang mudah. Perubahan akan selalu memberikan goncangan di awal dan melatih para user tersebut akan menjadi tugas yang cukup berat yang harus di pikirkan oleh manajemen.

  3. Standarisasi data sistem inventori

    Masalah berikutnya yang akan muncul adalah standarisasi data yang digunakan. Bukan hal yang aneh jika beberapa departemen memiliki pemahaman atau penyebutan yang berbeda pada satu item yang sama.

    Contohnya saja item gergaji. Departemen keuangan menyebutnya gergaji, departemen produksi bisa saja menyebutnya graji, namun departemen purchasing menyebutnya saw (mungkin karena membeli di luar negeri). Nah untuk itulah perlunya dilakukan standarisasi agar data yang dihasilkan konsisten.

  4. Memilih fasilitas software erp yang benar – benar dibutuhkan oleh perusahaan

    Ketika sebuah perusahaan ingin membeli software erp, akan ada banyak sekali fasilitas atau modul yang ditawarkan oleh vendor erp tersebut. Namun tidak semua menu dan modul yang ditawarkan dibutuhkan oleh perusahaan, jadi pilihlah modul yang memang benar – benar dibutuhkan oleh perusahaan

Jumat, 20 Mei 2016

Susunan Modul - Modul Yang Terdapat Dalam Software ERP

- Tidak ada komentar
Setelah kita memahami keuntungan – keuntungan yang bisa kita dapat dengan menggunakan software erp membuat sistem ini menjadi seperti sebuah kebutuhan yang tidak bisa di hindari oleh para pebisnis.

Kenapa  begitu? Perlu Anda ketahui bahwa dalam sebuah software erp memiliki berbagai macam modul dengan fungsi berbeda dimana masing – masing dari modul tersebut dibutuhkan untuk dapat mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan.



Apa aja modul yang biasa terdapat dalam sebuah software erp?
  1. Keuangan
    Modul satu ini memang sudah pasti di miliki oleh setiap software akuntansi seperti ERP. Pada sistem ERP,modul ini menyediakan berbagai fasilitas untuk menjalankan fungsi manajemen keuangan dan dukungan analisis bagi berbagai macam bisnis. Pada modul keuangan ini juga terdiri dari serangkaian subsistem yang meliputi :
    • Financial Accounting (General Ledger, AR/AP, Special Ledger, Fixed Asset Accounting, Legal Consolidation)
    • Controlling (Overhead Cost Controlling, Activity Based Costing, Product Cost Accounting, Profitability Analysis)
    •  Investment Management (Investment Planning, Budgeting, Controlling, Decpreciation Prediction, Simulation and Calculation
    • Treasury (Cash Management, Treasury Management, Market Risk Management, Fund Management)
    • Enterprise Controlling (Executive Information System, Business Planning & Budgetting, Profit Center Cost)
  1. Penjualan dan Distribusi
    Kelompok modul ini terdi dari serangkaian modul yang bertujuan untuk mendukung aktivitas penjualan dan distribusi yang terdiri dari beberapa submodul seperti
    • Master Data Management
    • Oder Management (Sales Order Management & Purchase Order Management)
    • Warehouse Management(Inventory Planning, Inventory Handling, Inventory Reporting, Inventory Analysis, Intelligent Location Assignment, Lot Control, Distribution Data Collection)
    • Shipping
    • Billing
    • Pricing
    • Sales Support
    • Transportation
    • Foreign Trade
  1. Produksi
    Sistem ERP didukung oleh sebuah manajemen produksi yang dapat dilakukan melalui serangkaian modul seperti
    • Material & Capacity Planning
    • Shop Floor Control
    • Quality Management
    • Just in Time / Repetitive Manufacturing
    • Cost Management
    • Engineering Data Management
    • Engineering Cost Control
    • Configuration Management
    • Serialisation / Lot Control
    • Tooling
  1. Sumber Daya Manusia
    Modul Sumber Daya Manusia (Human Resource) pada kebanyakan sistem ERP memiliki sekumpulan fitur yang dapat terintegrasi dengan modul lain serta dapat di modifikasi agar sesuai dengan kondisi dan aturan di suatu wilayah.
  1. Pemeliharaan Sarana Produksi
    Biasanya modul ini meliputi sekumpulan produk yang mencakup semua aspek perawatan pabrik/peralatan dan terintegrasi dengan modul lainnya.
  1. Management Kualitas
    Management Kualitas meliputi dukungan atas implementasi quality control di seluruh aspek perusahaan. Dalam area produksi, jaminan tidak hanya di pandang sebagai inspeksi dan eliminasi kerusakan melainkan berfokus pada proses produksi itu sendiri.
  1. Material Management
    Modul Material Management mengoptimasi semua proses yang terkait dengan perencanaan, pengadaan dan pembelian material